October 23, 2021

Filipina Pulangkan 91 Satwa Langka Asal Indonesia

Filipina memulangkan 91 satwa langka asal Indonesia, Senin (27/07/2020). Satwa satwa dilindungi tersebut sebelumnya diselundupkan pihak pihak tidak bertanggung jawab. Pemulangan dilakukan berkat kerja sama Indonesia dan Filipina yang didukung Combating Illegal Wildlife Trade (CIWT) Project.

91 satwa tersebut terdiri dari jenis reptil, mamalia, dan burung seperti kakatua, kasuari, rangkong Papua. "Pemulangan satwa satwa tersebut merupakan pelaksanakan penetapan pengadilan Republic of the Philippines Municipal Trial Court in Cities 11th Judicial Region, Mati City Davao Oriental tanggal 14 Oktober 2019," mengutip keterangan KJRI Davao City, Selasa (28/07/2020). Pengadilan setempat menetapkan bahwa satwa Indonesia tersebut akan dikembalikan ke Tanah Air.

Selama persiapan pelaksanaan repatriasi, satwa satwa tersebut oleh pemerintah Filipina ditempatkan di Davao Crocodile Park yang merupakan tempat konservasi satwa milik swasta. Satwa satwa liar tersebut diberangkatkan dari pelabuhan Sta Ana Davao, Davao City, Senin (27/07/2020) menuju Pelabuhan Bitung di Sulawesi Utara dengan kapal Gloria 28. Indonesia dan Filipina merupakan pihak peserta Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Fauna dan Flora Liar yang Terancam Punah (CITES).

CITES menjadi satu satunya perjanjian untuk memastikan bahwa perdagangan internasional tanaman dan hewan tidak mengancam kelangsungan hidup mereka di alam liar. Pemulangan satwa Indonesia merupakan salah satu komitmen Pemerintah Indonesia dalam melindungi kekayaan hayati Indonesia dan tekad yang kuat untuk terus menjaga kelestarian satwa tersebut di habitatnya. Satwa satwa yang dipulangkan tersebut sebagian besar habitat dan sebaran alaminya di Indonesia bagian timur, sehingga proses pemulangan satwa tersebut dilakukan melalui jalur laut menuju Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara.

Selanjutnya satwa satwa tersebut akan dititip rawatkan di Pusat Penyelamatan Satwa Tasikoki untuk menjalani proses rehabilitasi sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat alamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *